Monthly Archives: February 2013

PROSES

Tidak ada yang langsung bisa. Tidak ada yang langsung mahir.

Banyak sekali hal yang tidak jadi dilakukan karena terlalu banyak berpikir tentang ekspektasi hasil akhir. Gampangnya, kita sering nggak jadi melakukan sebuah hal karena kebanyakan mikir.

Ini sama sekali tidak bagus.

Sering ketika mau melakukan sesuatu seperti membuat lagu, lukisan, mengerjakan hal baru dalam hidup, pindah kantor, memulai pekerjaan baru, mulai hidup sendiri, dll. Kita dihadapkan pada rasa ragu dan takut yang luar biasa. Ragu bahwa apakah ini hal yang benar, dan takut jika ini akan akan gagal.

Lumrah dan dialami banyak orang.

Ketika mau mengerjakan sesuatu, hal yang sering muncul pertama adalah ‘bagaimana kata orang’ alias takut jika dibilang jelek. Tidak percaya diri. Lalu rasa berikutnya adalah takut gagal. Dan yang terakhir biasanya adalah ambisi untuk menciptakan yang terbaik sehingga proses ini itunya terlalu dipikirkan sampai waktu yang entah kapan. Ujung ujungya? Terbengkalai.

Anda sedang mengalami hal ini? Nih ada tips dari Nike.

JUST DO IT.

Ya benar, lakukan saja. Semua yang kita rencanakan tak akan berarti sedikitpun jika tidak dilakukan. Rencana boleh matang, namun jika terlalu lama dimasak Ia akan hangus atau basi. Setiap proses penciptaan adalah masa dimana semua kesalahan akan kita hadapi. Hal hal yang meleset dari rencana awal adalah biasa dan lumrah. Tidak boleh gentar akan itu. Jika memang cita cita dan gagasan yang kita pendam ini adalah sesuatu yang begitu kita inginkan, maka secara naluri kita akan menerabas semua halangan tanpa ragu. Namun jika bertemu sedikit kegagalan lantas kita urung melanjutkan? Coba tanya lagi sama diri sendiri, apakah anda benar benar menginginkannya?

Rencana manusia yang buat, tapi Tuhan yang menentukan. Sangat benar. Rencana matang pun bisa hancur berkeping keping. Ini adalah resiko biasa dalam sebuah proses. Edison baru berhasil membuat cahaya dari sebuah lampu setelah ratusan bahkan mungkin ribuan bohlam yang gagal. Bayangkan jika Edison memutuskan berhenti di bohlam ke 27, kita sekarang akan hidup dalam gelap gulita.

Hanya segelintir orang yang memiliki anugerah dari Tuhan untuk menjadi orang super jenius yang bisa melakukan hal hal luar biasa tanpa harus bersusah payah. Freddie Mercury merekam piano di lagu Bohemian Rhapsody tanpa menggunakan metronome! Tapi apa? Orang orang seperti Freddie adalah benih ajaib diantara milyaran manusia yang ada. Tidaklah bijak jika kita berharap atau bahkan secara tidak tahu diri menganggap diri kita seperti Freddy, kenapa? Karena jika anda sehebat Freddie, anda tidak akan membaca tulisan ini! Mungkin sekarang anda sedang di Venice menikmati liburan super mewah bersama pacar anda si bintang film terkenal itu.

Kita adalah manusia biasa dengan bakat yang biasa. Yang bisa kita lakukan? Berusaha untuk menjadi yang terbaik dengan apa yang kita punya. Kita bisa belajar, kita bisa menciptakan. Tebas semua pemikiran akan kegagalan dan keraguan. Dan injak keras keras yang namanya kemalasan. Ragu dan malas adalah kombinasi mematikan dalam sebuah pencapaian. Jauhi rasa itu, dan jauhi orang orang yang terjebak dalam rasa itu. Tendang mereka keluar jika mampir ke rumahmu.

Saya melihat semua proses teman teman saya dalam proses mereka menciptakan. Musik yang mereka buat di awal terdengar berbeda dengan musik yang mereka buat hari ini. Itu adalah perubahan. Semakin sering mereka menciptakan, mereka belajar. Semua terdengar semakin bagus dan semakin baik. Mungkin di awal karier, mereka tidak menciptakan super mega hits namun saya percaya mereka akan sampai disana suatu hari lewat proses belajar. Kuncinya adalah tekun dan produktif.

Ini adalah buah pikiran saya di pagi ini. Semoga bisa dinikmati, dan syukur syukur bisa berguna.

Apakah saya orang yang super hebat karena telah menulis ini? Tidak sama sekali. Semua keraguan dan ketakutan yang tertulis adalah sesuatu yang saya rasakan. Tulisan ini adalah pecut dan harapan untuk saya pribadi dan anda yang membaca ini. Untuk kita menjadi lebih baik dan lebih banyak menciptakan.

Menjadi kuat!

Advertisements