tiap tiap orang

Memiliki hak yang sama untuk melakukan apa yang mereka mau.

Berhak mencaci maki.

Bebas dalam batas kebebasan orang lain.

Adalah manusia seperti anda.

Mungkin salah satunya sosok penting.

Itu juga perlu diingat, adalah manusia selayaknya semua.

Penting juga memiliki hak sebagai sosok biasa yang punya kata kasar dan kehidupan tidak bersih.

Itu sama.

 

Advertisements

13 thoughts on “tiap tiap orang

  1. arisusetyo

    gara-gara fogging dan kata2 kasar d twitter ya?
    Okelah hak sbg manusia biasa itu sama, tapi sbg public figure bukankah semestinya bisa lebih ditahan kak?

    Reply
  2. Kurnia

    Saya setuju sama ari susetyo, menurut saya sebagai publik figure lebih menjaga sikap,apalagi di dunia maya. Iya sih tiap manusia punya hak,tapi alangkah baiknya bila menjalankan haknya dengan lebih halus ka šŸ˜‰

    Reply
    1. igamassardi Post author

      Intinya semua orang sama aja. mau public figure atau apa,pada dasarnya saya melakukan apa yg menurut saya benar dan tidak menyakiti orang lain.saya punya prinsip tentang beginilah saya,jika menurut orang lain bermanfaat silahkan dinikmati,jika tidak juga silahkan.terimakasih sudah mengingatkan šŸ™‚

      Reply
  3. dewi sartika

    waktu nonton serial dr. HOUSE, ada episode dimana seorang wanita yahudi bilang: “words are permanent, that someday you might wish you can take it back, and never say them”

    namun kejahatan bukanlah kesalahan/kekhilafan seseorang, namun usahanya membuat pembenaran, dan mengkaburkan kebenaran
    wallahualam bishawab..

    ohya..untuk melengkapi: tiap-tiap orang akan dihisab sesuai apa-apa yg ia lakukan/katakan/niatkan masing-masing..”individually” , well..it’s the action, not the reaction that we choose tha’s important.. šŸ™‚

    insyaAllah manfaat.

    Reply
  4. arisusetyo

    haha…serius dong public figure.

    jangan kuatir, justru dengan masih kemanusiawian itu membuktikan seorang iga massardi masih normal.haha

    maju teru kak!!

    Reply
    1. igamassardi Post author

      Yg perlu jadi point adalah, apapun jabatan yg melekat pada tiap2 orang sebaiknya tidak merubah apa yang ada di dalam orang tersebut kecuali menjadi lebih baik. dan saya adalah orang yg masih belajar menjadi baik, dan tahap pembelajaran adalah proses yg tidak luput dari kesalahan. jadi kalo nanti saya berbuat aneh atau tidak sesuai, itu saya anggap proses pembelajaran. sampai kapan? sampai saya mati. šŸ™‚

      Reply
  5. Pingback: tiap tiap orang (via Iga Massardi) « silv

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s