PITCHBLACK

Saya sekarang lagi butuh yang namanya tuner.

“Tuner itu apa kak?”

“Tuner itu alat untuk menyetem gitar. Biar nggak fals nadanya.”

Nah merk tuner yang saya mau adalah KORG – Pitchblack. Sebuah alat yang simple namun sangat bermanfaat.

“Terus kenapa nggak dibeli kak?”

“Karena saya masih harus nabung buat beli Tank. Buat ngancurin pangkalan angkot.”

Untuk gitaris, yang namanya main gitar fals itu sungguh memalukan. Apalagi kalo sampe si gitaris nggak sadar gitarnya itu fals. Bencana.

Saking concern nya saya sama masalah gitar fals ini, sepertinya saya akan melayangkan surat kepada MUI untuk mengeluarkan fatwa bahwa memainkan gitar yang fals adalah HARAM hukumnya.

“Ih nggak penting benjet deh kak..”

“Penting kaleeee..Kalo yang sepele kaya bonding dan pre wedding aja diperkarain, kenapa gitar fals nggak?”

***

Gadget Anti Haram

Advertisements

14 thoughts on “PITCHBLACK

  1. superseru

    Jika anda kemudian berkeputusan untuk membeli barang ini, dan menulis surat kepada MUI untuk mengharamkan bermain gitar yang fals, anda sendiri sudah bertolak belakang dengan fatwa MUI sebelumnya mengenai hidup sederhana (coba cek http://www.mui.or.id dan klik Fatwa). Barang ini kan tidak sederhana harganya. Dengan anda melanggar fatwa MUI sebelumnya, apakah etis anda mencoba untuk menyarankan sebuah fatwa baru? Coba deh anda pikirkan hal itu.

    Reply
    1. igamassardi Post author

      Tolak ukur hidup sederhana itu kan berdasarkan standar masing masing. Lah kamu makan 8 kali sehari itu kan jatah untuk 2 orang kamu habisin. Coba liat itu adik kamu. Sampe kurus begitu kamu sikat semua jatah makannya. Eling mas..eling…!! LOL

      Reply
  2. Susan

    Kak iga,knp bonding itu haram? Karena hal tsb termasuk mengubah ciptaan Allah. kalo rambutnya keriting,yasud terima aja. gituloh kak. 🙂

    Reply
    1. igamassardi Post author

      Hehehe.. Saya bukannya nggak ngerti kenapa bonding itu haram. Jangan jangan nanti diet juga jadi haram? Atau menghitamkan rambut juga? Atau pake kacamata minus juga? Kayanya MUI lebih sibuk ngurusin hal hal sepele daripada kesejahteraan hidup bertoleransi antara Islam dan agama lain. 🙂

      Reply
  3. putriaprilia

    masih butuh tuner kak? kan katanya lebih bagus menyetem lewat pendengaran sendiri. hahaha saya masih inget lho waktu kak iga bilang begitu 😀

    Reply
    1. igamassardi Post author

      Iya selama ini memang selalu lewat pendengaran sendiri. Cuma standard frekuensi untuk tuning seluruh instrumen di dunia itu kan 440 Khz, nah untuk ada tepat di 440 itu saya belum bisa. Karena perlu pendengaran super untuk bisa mencapai tepat disitu hehehe. Dan kalo di panggung bisa lebih praktis, karena panggung kan berisik dan nggak mungkin saya bunyiin senar satu satu toeeng toeeng diatas panggung. Bisa di timpuk penonton. Hahahaha
      Tapi kalo untuk main dirumah aja saya masih tetep menggunakan pendengaran saya seperti biasa. 🙂

      Reply
  4. ando

    Semoga bisa terealisasikan tuner nya dan semoga fatwa haram memainkan gitar fals nya tidak terealisasikan.
    Karena kalo itu terjadi repot dong para pengamen, masa harus beli tumer juga, buat makan aja susah, bisa bisa ga makan.. haha

    Reply
  5. nisya

    Ga..kok crita yg beli tank buat pangkalan ancot alias angkot nya ga
    Diterusin??hehee..
    Kyanya bgs jg tuu klo MUI ngluarin fatwa klo main gitar fals itu jd haram..
    Gw setuujuuu bgt!!slam kenal yaa ga!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s