Meaterian, Fruiterian, dan Vegetarian

Siang ini saya berdiskusi sama Ibu saya tercinta (Ny. Apriska Hendriyani) mengenai pola hidup menjadi Vegetarian. Awalnya gara gara lewat rumah makan yang khusus menjual makanan organik. Jadi pas lewat saya tanya sama Ibu saya “Mam, makanan organik itu kenapa mahal ya?”

Nah dari situlah diskusi berlanjut dan melebar ke topik vegetarian dan.. OH MAI GOD! ada capung nyungsrep di lampu neon kamar saya!

*Maaf barusan intermezzo

… (lanjutan) apakah sebenarnya pola hidup vegetarian itu bagus?

Sebenernya bagus atau tidak itu subjektif, prinsip orang kan beda beda. Tapi ini kan diskusi ringan antara ibu dan anak jadi enjoy saja lah ya? šŸ˜€

Jadi beliau pernah diskusi juga bersama dengan temannya yang juga seorang dokter. Namanya Dr. Ida. Ibu saya biasa manggilnya ‘teh Ida. Nah jadi kata teh Ida, gigi manusia itu kan ada 3 jenis. Seri, geraham dan taring.Dan fungsinya juga jelas berbeda beda. Saya beri contoh pake hewan aja ya.

Contoh hewan yang pertama adalah : Kuda

Coba kalo Kuda gigi nya ada berapa macem? satu kan? kuda cuma punya geraham doang. Makanan si kuda apa? rumput.

Oke sekarang kita pindah ke… Macan

Jadi macan juga cuma punya satu jenis gigi yaitu taring. Makanan si macan apa? daging. Kalo trio macan? kucing garong. *Najis Garing!

Nah hewan ketiak eh ketiga adalah hewan yang sering disebutin supir Kopaja kalo lagi kesel, yaitu MONYET!

Si monyet ini juga cuma punya satu jenis gigi, yaitu gigi seri. Makanan si monyet? tentu saja buah.

*

Apakah kalian sudah menangkap pesan pesan dari penjabaran diatas? Kalo belum mari kita telisik bareng bareng. Bisa kita lihat dari klasifikasi gigi hewan hewan diatas dan analisa berdasar apa yang mereka makan, bahwa ternyata memang satu jenis gigi berfungsi untuk melumat satu jenis makanan. Geraham untuk sayur, seri untuk buah, dan taring untuk daging. Kuda, macan dan monyet hanya memiliki satu jenis gigi. Kenapa? karena mereka hanya memakan satu jenis makanan. Coba anda bayangkan kalo ada macan makan toge. Kan cemen jadinya..

Lalu apa hubungannya ini dengan pola makan vegetarian? Sudah jelas bukan? Bahwa susunan gigi manusia adalah susunan gigi paling sempurna. Kita bisa melumat segala jenis makanan dari daging, buah hingga sayuran. Tuhan telah memberikan kita petunjuk tentang bagaimana seharusnya kita sebagai manusia itu makan. Saat ini saya ingin menyebut ‘Subhanallah’.. šŸ™‚

Berarti vegetarian salah? Mungkin nggak salah, tapi kalo saya sih kurang setuju. Karena dilihat dari susunan gigi, sepertinya memang kita di rancang untuk memakan semua jenis makanan yang ada di bumi.

Tapi ada satu yang nggak boleh dimakan : TEMEN.

Saya nggak ngebayangin kalo hidup nggak bisa makan Sop Kaki Kambing Haji Guntur, ato Sirloin Steak, ato Opor Ayam. Bisa kelojotan tiap hari kayaknya. Makanan khususnya makanan Indonesia itu kan beragam sekali, jadi rasanya sayang kalo saya harus membatasi diri dengan hanya memakan sayur saja. Karena berjuta panganan lezat di luar sana menunggu untuk disantap. Tapi ya balik lagi, prinsip orang kan beda beda, mungkin ada pertimbangan pertimbangan pribadi untuk orang memilih jalan hidup sebagai Vegetarian. Sah sah aja kok. Life is Free! šŸ˜€

Kalo kata Burger King, Have it Your Way!

***

Tapi saya jadi ngebayangin kalo gigi saya jadi geraham semua.. Pasti saya dikira sombong karena nggak pernah senyum.

Advertisements

10 thoughts on “Meaterian, Fruiterian, dan Vegetarian

  1. ando

    haha.. good point ga

    kebetulan ade gw juga penyuplai makanan organik dan sekarang bobot tubuhnya turun drastis.. (lumayan buat para diet’ers)

    dan kebetulan juga gw terpengaruh untuk mencoba, sebulan penuh siksaan tanpa nasi beserta teman teman lauk pauknya
    dan gw ga mau meng-organik-an diri lagi.. cukup

    mending makan yang ada tapi tetap ter-kontrol

    Reply
  2. silva

    suka sekali dgn analoginya!! utk apa diadakan sekolah kuliner yg melahirkan chef2 handal dgn bermacam-macam sajian yg menggugah selera? utk apa Tuhan memberi sumber daya alam yg berlimpah? mubazir rasanya bila tdk di cicip…

    Reply
  3. kitakitaqq

    Saya paling suka tulisan ini.
    Ijin repost ya ga šŸ™‚

    Tulisan ini tidak menyalahkan maupun menyudutkan pihak vegetarian maupun yang omnivora (pemakan segala maksud saya šŸ˜› ).
    Bagusnya malah bikin saya jadi mikir lebih jauh lagi setelah baca analogi2 di atas (exclude Trio Macan ya).
    Jujur dulu gw nggak mikir sampe kesana karena gw juga belom berpikiran jadi vegetarian juga sih. yang penting kita tau dan sadar serta bisa mengontrol apa yang kita makan šŸ˜€

    Happy as my life can be without being a vegetarian (LOL)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s