Orangnya lagi nggak ada, lagi liburan ke Amerika.
Setelah diliat liat, ini blog rame pengunjung juga ya. Padahal isinya curhat terselubung sama ngomel.
Oiya sekedar update saya sedang mengerjakan website. Seperti apakah websitenya? Tunggu aja, yang pasti nggak jauh jauh dari musik. Sepertinya bulan depan sudah rilis. Karena 2 hari yang lalu saya udah beli domain-nya (niatttt…). Mohon dukungannya kawan kawan!
Yeeehhaaa!!
Posted in Uncategorized | 5 Comments »
Sering denger klise seperti “Nggak semua di dunia ini bisa dibeli dengan uang?”
Pasti sering, atau minimal pernah. Sebenernya pasti enak kalo SEMUA hal bisa dibeli dengan uang.
Andaikan itu benar benar bisa terjadi maka semua hal akan menjadi lebih mudah. Ketika ada orang sedih maka beli aja kesenangan, ketika kesal sama orang beli aja kematian. Semua tentu ada harga yang harus dibayar namun setidaknya itu lebih konkrit daripada dorongan perasaan.
Ketika harus bersosialisasi kita beli saja pertemanan, ketika jatuh cinta kita beli saja perasaan. Kita tidak perlu berusaha keras untuk mengejar sesuatu yang bentuknya abstrak. Ada uang, ada barang. Ungkapan itu terasa lebih nyata dan sederhana.
Namun pada kenyataannya tidak begitu. Hidup menyajikan lika liku yang menipu dalam kedok kesederhanaan penuh jebakan. Yang harus kita lakukan adalah berjalan dengan waspada.
Uang, uang, uang..
Kebahagiaan, kesulitan, masalah, alasan, cinta, pertikaian, persatuan, semua itu bisa tumbang karena uang.
Lalu apa yang tidak bisa dibeli dengan uang?
Mungkin diri kita.
Mungkin..
Posted in Uncategorized | 6 Comments »
Menurut saya IMAJINASI dan SKILL adalah dua hal inti dalam bermusik, skill adalah pendukung dan imajinasi adalah tentang siapa kita dan apa yang mau kita buat, nah imajinasi yang hebat tentu membutuhkan keahlian yang hebat juga untuk mewujudkannya dalam bentuk yang sempurna. Untuk itu dibutuhkan yang namanya SKILL. Percuma jika kita punya ide hebat namun nggak bisa merealisasikannya, atau sudah direalisasikan tapi hasilnya jauh dari ekspektasi. Ini disebabkan salah satunya adalah skill yang tidak mumpuni untuk mendukung ide tersebut.
Jimi Hendrix pada masanya adalah orang yang penuh dengan terobosan terobosan dalam hal musik baik dari segi rekaman maupun live performance. Itu semata mata bukan karena skill belaka, banyak gitaris yang mempunyai skill setara bahkan lebih baik dari dia saat itu. Seperti Clapton, Townshend, dan Beck,dll. Tapi yang membedakan Jimi dengan mereka adalah karena idenya. Ide dan imajinasi dia dalam menciptakan musik dimana hanya dia yang bisa membuat musik seperti itu pada saat itu. Ya, imajinasi berkaitan erat dengan karakter dan orisinalitas karya musisi tersebut.
Hari ini begitu banyak gitaris blues yang luar biasa hebat secara skill, namun bisa ambil contoh pemain seperti Derek Trucks. Diantara ribuan bahkan jutaan gitaris blues Ia bisa dikenali dengan mudah lewat permainan slidenya yang luar biasa indah. Menurut saya itu adalah imajinasi dia akan nada yang kemudian diterapkannya dengan dasar kemampuan yang terasah. Banyak sekali tentunya pemain slide yang secara skill bisa lebih cepat,lebih keren,lebih teknikal daripada Derek. Tapi ketika urusannya adalah nada atau not yang dimainkan, itu kembali kepada diri masing masing. Dan Derek, adalah salah satu yang terbaik dalam hal ini. Eric Clapton loves Derek, and we don’t argue with Eric Clapton.
Dan mari kita ambil contoh lain yang lebih mendasar. Tentunya sering kita melihat aksi aksi panggung para gitaris yang ada disekitar kita. Nah, dari situ bisa kita liat sendiri kan mana yang bermain enak dan mana yang bermain asal kebut-tabrak-lari. Disitu terlihat dan terdengar jelas bahwa skill memang tidak bisa selau dijadikan panutan, tentu kita akan terkesima jika ngeliat gitaris yang bisa main super ngebut,tapi itu akan bertahan berapa lama? Berapa detik sebelum kita memutuskan untuk berpikir ‘Ni orang main apaan sih,nadanya nggak jelas.Cabut ah’
Atau ada juga gitaris yang memilih nada enak tapi mainnya berantakan, yang harusnya nada kepencet eh malah keserimpet atau ‘jambuklutuk’
Lalu ada gitaris yang bermain dengan tempo wajar dengan permainan yang menghasilkan harmoni nada yang indah, yang bisa menyatu dengan musik secara keseluruhan, tentunya kita tidak akan pernah bosan untuk mendengar hal ini. Karena musisi mencintai harmoni dalam nada. Dan ini kawan kawan, adalah imajinasi sang gitaris akan harmonisasi.
Dari sini kita sudah bisa memutuskan mana yang lebih penting, imajinasi atau skill. Menurut saya tidak ada yang lebih penting. Karena keduanya sangat berkaitan dan saling membutuhkan. Imajinasi bisa dikaitkan erat dengan visi bermusik, dan skill yang baik selalu dibutuhkan untuk menunjang ide tersebut.
Kira kira begitu..
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
Akhirnya setelah menimbang pemikiran, keputusan berujung bulat. Akuisisi si pirang pun terpenuhi di akhir hari. Dalam tempo yang relatif cepat, memang harus nekat. Apa yang terjadi setelahnya, hanya Tuhan yang tau. Tapi ketika hal yang berdasar kebaikan dilakukan, maka Insya Allah hasilnya akan baik juga. Itu doa dan harapan saya..
“Lo ngemeng ape sih Ga dari kemaren blan blon blan blon!?”
Mwahahaha..!!
Ini maksud gw!! Dan gw SANGAT SUPER SENANG SEKALI!!!
It’s a TELECASTER and it’s BLONDE!! Wooohooo!!
Posted in Uncategorized | 12 Comments »
Take it or leave it, kata The Strokes.
Haruskah diambil? atau ditinggalkan saja?
Sedang dilanda bimbang dan pertimbangan, namun ketika itu semua terjadi saya minta nasehat konkret kepada orang terdekat yaitu ibu saya. Karena doa dan restu orang tua terutama ibu adalah berkah yang mutlak. Seperti yang memang sudah diajarkan oleh Al Quran. Tidak terbantahkan.
Sudah terlanjur jatuh cinta, tapi untuk membawanya pulang masih harus berpikir jernih sejenak. Harus dipikir masak masak. Namun kata ibu rejeki tidak kemana, berbekal kalimat tersebut maka hasrat pun seakan diberi semangat.
Apa daya godaan memang memikat, dan kadang kenyataannya berbenturan dengan keinginan. Kalo sudah begini ya tinggal nekat aja.
Semoga apapun yang terjadi dalam beberapa hari kedepan adalah keputusan tepat. Saya harus baca Bismilllah. Itu adalah pesan ibu saya.
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
