Feeds:
Posts
Comments

Berubah

Berubah adalah sebuah langkah. Maju mundur bukan masalah.

Berubah adalah nyali. Jalan di tempat atau mendaki.

Berubah adalah pilihan. Di tengah waktu yang berjalan.

Tidak banyak yang cukup nyali untuk melakukan perubahan. Terlalu takut untuk bertualang dan ambil resiko. Menunggu asa yang mati di dalam.

Semangat dan gejolak terus diredam hingga padam. Hingga hidup perlahan memudar.

Banyak hal di luar rencana yang memiliki hasil yang berbeda. Karena hidup adalah untuk dijalani. Bukan untuk diterka dan bermain aman. Berada dalam zona nyaman adalah berbahaya. Jangan sampai hidup ini didasari rasa takut hingga kita tak lagi memiliki nyali untuk mengembangkan diri.

Keputusan sulit akan selalu ada dan harus selalu diambil. Tak ada yang perlu ditakutkan karena resiko akan selalu ada bahkan dalam setiap keputusan yang matang. Besar kecilnya resiko adalah tolak ukur pertahanan mental masing masing.

Visi.

Itu yang paling penting. Pastikan hendak kemana dan mau apa. Berani memilih bukan tanpa rencana. Berani memilih adalah dengan memiliki bekal dan impian. Bukan sekedar tindak gegabah tanpa arah.

Move on.

Berlarilah setiap hari. Jalani yang kita cintai tanpa alasan manja yang bertele tele. Impian bisa diraih orang orang yang kuat dihajar masalah. Tidak ada jalan yang selalu indah. Badai ada dimana mana.

Gamble on yourself.

Man up.

PROSES

Tidak ada yang langsung bisa. Tidak ada yang langsung mahir.

Banyak sekali hal yang tidak jadi dilakukan karena terlalu banyak berpikir tentang ekspektasi hasil akhir. Gampangnya, kita sering nggak jadi melakukan sebuah hal karena kebanyakan mikir.

Ini sama sekali tidak bagus.

Sering ketika mau melakukan sesuatu seperti membuat lagu, lukisan, mengerjakan hal baru dalam hidup, pindah kantor, memulai pekerjaan baru, mulai hidup sendiri, dll. Kita dihadapkan pada rasa ragu dan takut yang luar biasa. Ragu bahwa apakah ini hal yang benar, dan takut jika ini akan akan gagal.

Lumrah dan dialami banyak orang.

Ketika mau mengerjakan sesuatu, hal yang sering muncul pertama adalah ‘bagaimana kata orang’ alias takut jika dibilang jelek. Tidak percaya diri. Lalu rasa berikutnya adalah takut gagal. Dan yang terakhir biasanya adalah ambisi untuk menciptakan yang terbaik sehingga proses ini itunya terlalu dipikirkan sampai waktu yang entah kapan. Ujung ujungya? Terbengkalai.

Anda sedang mengalami hal ini? Nih ada tips dari Nike.

JUST DO IT.

Ya benar, lakukan saja. Semua yang kita rencanakan tak akan berarti sedikitpun jika tidak dilakukan. Rencana boleh matang, namun jika terlalu lama dimasak Ia akan hangus atau basi. Setiap proses penciptaan adalah masa dimana semua kesalahan akan kita hadapi. Hal hal yang meleset dari rencana awal adalah biasa dan lumrah. Tidak boleh gentar akan itu. Jika memang cita cita dan gagasan yang kita pendam ini adalah sesuatu yang begitu kita inginkan, maka secara naluri kita akan menerabas semua halangan tanpa ragu. Namun jika bertemu sedikit kegagalan lantas kita urung melanjutkan? Coba tanya lagi sama diri sendiri, apakah anda benar benar menginginkannya?

Rencana manusia yang buat, tapi Tuhan yang menentukan. Sangat benar. Rencana matang pun bisa hancur berkeping keping. Ini adalah resiko biasa dalam sebuah proses. Edison baru berhasil membuat cahaya dari sebuah lampu setelah ratusan bahkan mungkin ribuan bohlam yang gagal. Bayangkan jika Edison memutuskan berhenti di bohlam ke 27, kita sekarang akan hidup dalam gelap gulita.

Hanya segelintir orang yang memiliki anugerah dari Tuhan untuk menjadi orang super jenius yang bisa melakukan hal hal luar biasa tanpa harus bersusah payah. Freddie Mercury merekam piano di lagu Bohemian Rhapsody tanpa menggunakan metronome! Tapi apa? Orang orang seperti Freddie adalah benih ajaib diantara milyaran manusia yang ada. Tidaklah bijak jika kita berharap atau bahkan secara tidak tahu diri menganggap diri kita seperti Freddy, kenapa? Karena jika anda sehebat Freddie, anda tidak akan membaca tulisan ini! Mungkin sekarang anda sedang di Venice menikmati liburan super mewah bersama pacar anda si bintang film terkenal itu.

Kita adalah manusia biasa dengan bakat yang biasa. Yang bisa kita lakukan? Berusaha untuk menjadi yang terbaik dengan apa yang kita punya. Kita bisa belajar, kita bisa menciptakan. Tebas semua pemikiran akan kegagalan dan keraguan. Dan injak keras keras yang namanya kemalasan. Ragu dan malas adalah kombinasi mematikan dalam sebuah pencapaian. Jauhi rasa itu, dan jauhi orang orang yang terjebak dalam rasa itu. Tendang mereka keluar jika mampir ke rumahmu.

Saya melihat semua proses teman teman saya dalam proses mereka menciptakan. Musik yang mereka buat di awal terdengar berbeda dengan musik yang mereka buat hari ini. Itu adalah perubahan. Semakin sering mereka menciptakan, mereka belajar. Semua terdengar semakin bagus dan semakin baik. Mungkin di awal karier, mereka tidak menciptakan super mega hits namun saya percaya mereka akan sampai disana suatu hari lewat proses belajar. Kuncinya adalah tekun dan produktif.

Ini adalah buah pikiran saya di pagi ini. Semoga bisa dinikmati, dan syukur syukur bisa berguna.

Apakah saya orang yang super hebat karena telah menulis ini? Tidak sama sekali. Semua keraguan dan ketakutan yang tertulis adalah sesuatu yang saya rasakan. Tulisan ini adalah pecut dan harapan untuk saya pribadi dan anda yang membaca ini. Untuk kita menjadi lebih baik dan lebih banyak menciptakan.

Menjadi kuat!

HAMPA

Sering kita bersenang senang bersama orang orang. Lalu ketika pulang dan sendiri merasa tak ada artinya. Itu hampa

Makan malam di restoran mewah menikmati apa yang tersedia disana. Sepulangnya kita merasa itu tak mengisi jiwa yang lapar. Hampa

Berlagak gila berbuat aneh aneh dan ketika itu merasa bahwa ini adalah pelampiasan rasa, namun di akhir hari nyatanya tak berguna. Hampa

Merasa bahwa tawa dan cinta saat ini adalah jawaban dari pertanyaan kita akan kasih sayang, namun dalam kesendirian kita tidak yakin dan masih bertanya tanya. Hampa

Tapi di lain hari kita berjalan sendiri lalu memberi sebagian kecil untuk seorang fakir yang butuh, Ia berterimakasih tak terhingga. Kita merasa berguna. Kita ada,

Di saat kawan yang terluka dan kita meraihnya tanpa diminta. Ia terharu hingga tersungkur padamu. Kita berguna. Kita ada,

Memberi apa yang kita kuasai kepada mereka yang haus wawasan hingga mereka terdidik. Kita berguna. Kita ada.

Berusaha keras mengerjakan karya yang kita tujukan untuk orang banyak agar bermanfaat untuk kehidupan. Kita berguna. Kita ada.

Semua kesendirian dan kebutuhan satu arah yang selalu kita kejar membuat hidup terasa tak akan terisi.

Karena hati dan rasa puas ini adalah lubang hitam tak berujung yang tak akan penuh dalamnya.

Ruang keinginan kita bagai pusaran yang kian besar apabila terus diberi dan tanpa sadar kita tersedot hingga habis.

Perkecil saja semua lubang ini dengan memberi ke tidak untuk diri sendiri. Tapi orang lain. Itu akan memperkecil keinginan kita untuk terus mengisi pusaran individu.

Kita tidak bisa memenuhi jiwa kita sendiri. Biarkan orang lain yang mengisi kekosongan itu. Dan relakanlah diri ini untuk mengisi kekosongan mereka.

Karena kita semua manusia yang harus berbagi. Sekecil apapun bagilah.

Dengan itu kita akan terisi. Tak akan penuh namun setidaknya tak akan lagi hampa.

B A R A

x

@BARAmusic

B A R A

BARA

Ini adalah tweet tweet saya tentang betapa pentingnya seksi ritem dalam sebuah band. Saya post disini karena respon yang begitu ramai mengenai hal ini. Supaya bisa bermanfaat untuk orang lain dan lebih mudah diakses, silahkan..

***

Kunci untuk menjadi band yang keren adalah memiliki drummer yang bagus

Kenapa drummer harus bagus? Karena klo seksi ritem band lemah,energi lagu akan terasa ngambang dan loyo.

Selain drummer,yg utama adalah vokalis.Mereka harus ekspresif.Banyak penyanyi merdu tapi emosinya datar.Pesan dari lagu jadi tidak sampai.

Saya termasuk orang yg mendewakan seksi ritem drpd memamerkan barisan melodi.Karena ritem yg kuat mampu menggerakan penonton secara fisik.

Contoh band yg memiliki ritem dengan hulu ledak mematikan adalah Rage Againts The Machine. Anda butuh bukti? Silahkanhttp://www.youtube.com/watch?v=_FcWlD7BYIk …

Lalu peran gitaris,kibordis,bassist? mereka harus mampu mendukung dan mengimbangi ketukan drummer. Drummer adalah pusat komando lagu.

Drummer Indonesia yg memiliki insting ritem yg baik antara lain berdasarkan pengalaman saya : @caesar_sv @msteffiano Rayendra Sunito.

Pengertian ritem yg kuat bukan berarti temponya harus selalu cepat.Tempo lambat lebih sulit karena mood harus benar2 terjaga agar tidak loyo

 

Sekian.

:)

 

Banyak hal yang saya dapat ketika KGG (Kelas Gitar Gratis) menghadirkan Dewa Budjana sebagai pengajar tamu. Dari obrolan, sharing, hingga pelajaran pelajaran seputar teknik gitar secara singkat dan padat saya dapatkan. Semua ini campur aduk dengan perasaan grogi dan nervous saya sebagai salah satu penggemar dan pengagum Dewa Budjana. Tidak banyak gitaris Indonesia yang begitu memukau saya dengan pendekatan seni yang intens seperti Budjana. Gitaris jago banyak sekali, namun Budjana mampu memisahkan diri dari barisan panjang tersebut untuk maju sebagai diri sendiri. Kuncinya adalah jangan menjalani apa yang sudah dilalui oleh banyak orang. Dan ini adalah awal mula pembelajaran saya.

KENALI DIRI.

Dari ribuan orang, kita pasti adalah tiap orang yang berbeda. Lalu mengapa tidak menjadi diri sendiri dan berbangga untuk itu? Tentu tidak semudah yang dituliskan di berbagai buku buku motivasi itu kan? Tapi bukan berarti tidak bisa dicoba. Untuk menggali potensi diri sendiri dibutuhkan proses pembelajaran. Karena dengan belajar kita jadi kaya akan referensi. Dan referensi referensi inilah yang akan kita jadikan perkakas untuk memahat bentuk yang kita inginkan. Tidak mungkin kita membuat nasi goreng tanpa tau bagaimana cara memotong dan menumis bumbu. Semua ada urutannya. Dari memotong, menakar, menumis, memasukkan nasi, lalu mencampur semua dan memasak hingga matang. Perlu disadari bahwa proses belajar adalah proses meniru. Tirulah hingga kita mengingat itu dengan baik, lantas ketika kita sudah lihai dan menguasai untuk meniru, sebaiknya kita mulai untuk berkreasi. Dan ini adalah proses belajar yang berikutnya.

KREASI

Proses ini bisa dibilang adalah sebuah momentum yang menegaskan individu seperti apakah kita? Kualitas apa yang kita punya? Sebagai peniru atau sebagai pengembang? Semua orang bisa jadi peniru yang baik, namun untuk membawa hasil tiruan itu menjadi bentuk lain yang memiliki identitas sendiri adalah hal yang membutuhkan kreatifitas. Ya, kreatifitas. Seperti semua orang tentu bisa memasak Indomie dengan cara yang tertulis pada kemasan. Direbus, lalu dicampur dengan bumbu, makan. Namun para orang kreatif tidak berpikir sampai disitu. Mereka menambahkan telur, cabai, keju, kornet, dan berbagai bahan lain untuk mendapatkan rasa yang mereka inginkan. Ini naik satu tingkat dari tahapan meniru menuju mengembangkan. Inilah yang menjadi proses kita untuk menjadi berbeda dengan orang lain. Dan proses selanjutnya adalah..

KARAKTER

Ketika Dewa Budjana menjelaskan soal skill gitar untuk musik Blues, Ia secara jujur mengatakan bahwa Ia jarang sekali bahkan hampir tidak pernah memainkan tangga nada Blues ketika Ia bermain. Pemikirannya sederhana, “Kenapa main gitar harus pentatonik? Harus Blues?” Dengan pola pikir seperti itu lantas Ia mencari tangga nada yang tidak lazim untuk dimainkan.Ia mencampur berbagai unsur yang Ia pelajari untuk kemudian Ia mainkan dengan caranya sendiri. Dan sejak dulu Budjana tidak suka untuk memainkan lagu orang, Ia memilih untuk membuat lagu sendiri. Karena dengan itu Budjana bisa menjadi tuan rumah di musiknya sendiri. Setelah proses belajar meniru, mengembangkan, kini Ia membuat karya sendiri. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa dengan membuat lagu sendiri, yang keluar adalah karakter asli dari sang musisi. Seperti apa yang ada di kepalanya maka tertuanglah dalam nada.

Salah satu hal terbaik ketika kita menciptakan lagu sendiri adalah kita tidak memiliki batasan apapun. Kita bisa membuat lagu yang kita mau dengan aransemen sesuai keinginan kita. Cepat, lambat, panjang, pendek, keras, pelan, semua terserah. Kita adalah bos nya. Yang jelas selama lagu itu bisa dinikmati orang lain berarti kita ada di lajur yang benar.

Mari kita mulai menggali karakter, mengembangkan dan kenali passion dalam diri. Karena menjalani hidup dengan terkurung norma norma umum yang diciptakan orang lain adalah sia sia. Kita semua berbeda.

Semoga pemikiran akhir pekan saya ini bermanfaat.

:)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 160 other followers